Report Expedisi Telat

Mohon maaf kepada semua rekan-rekan pengunjung blog sakuntala, Berita terupdate ekspedisi sakuntala lion air agak terhambat. Akibat belum tersambungnya koneksi hotspot di kampus, penulisan materi atau pun info menjadi terhambat.

Menurut penuturan dari ketua STEI terputusnya koneksi hotspot yang sudah entah berapa bulan disebabkanya banyaknya masyarakat sekitar kampus memakai fasilitas tersebut, yang tentunya membuat koneksi internet yang sudah lambat menjadi semakin lemot.

Pembelian alat yang katanya bisa membentengi para penyusup luar untuk memakai layanan hotspot tersebut juga sudah dilakukan.

Muncul kendala baru, yang mengerti & bisa memasang alat tersebut hanya pak Gatot dan ketua STEI sendiri.  Alhasil karena keduanya super sangat sibuk yah alat tersebut tidak akan pernah terpasang.

Sebuah alasan yang seharusnya bukan menjadi kendala yang berarti. Jika kedua pakar dan ahli telematika STEI tersebut tidak punya waktu untuk memasang alat tersebut, kenapa tidak mendelegasikan kepada pihak ketiga?

Kalau pun pihak akademika tidak mau membayar ongkos pemasangan pihak ketiga tersebut, Sakuntala siap memasangkannya secara gratis. Bisa menghubungi Ketua Umum sakuntala langsung.

Dalam hal ini DIMANAKAN SEMA STEI……?????

Woi……bangun jangan cuma nama aja anggota SEMA tapi kurang tanggap dalam problematika kampus….

August 20 2008 04:01 pm | Seputar Kampus

2 Responses to “Report Expedisi Telat”

  1. MOKSMAN Says:

    alangkah baiknya jika pihak pengelola hotspot STEI tidak perlu membeli alat baru yg bisa membentengi penyusup dari luar tapi, memperbesar bandwith hotspot saja. ini bisa mengatasi KELEMOTAN hotspot.
    lbih baik begitu kan? anggap saja promosi untuk STEI… mungkin saja dengan adanya pengakses hotspot di luar lingkungan STEI bisa mempromosikan STEI secara tidak langsung…
    yach paling tidak bisa bagi2 jaringan internet bagi pengakses
    makasih banyak loch…..

  2. ijo lumut Says:

    Pihak pengelola Hotspot STEI mungkin cuma berpikir… yang butuh info dan akses internet hanya dosen dan karyawan stei… begitu mungkin yang ada di dalam benak bapak2 pengelola hotspot STEI.
    sementara mahasiswa STEI dibiarkan berbuai , hanya diberi janji2 yang indah didepan tapi busuk di belakang… ibaratnya hanya di beri janji surga aja.. perkara setelah sang mahasiswa masuk serta melihat sendiri keadaan STEI yang sesungguhnya itu urusan belakangan bagi pihak STEI.
    mudah2an perkiraan saya ini salah.. mudah2 janji STEI seperti artikel diatas dipenuhi.. walaupun harapan saya sudah mulai menipis mengingat sudah kurang lebih 2 bulan belum ada kemajuan.. hotspot masih saja seperti 2 bulan yang lalu.. tetap mati…

Leave a Reply